Saturday, January 22, 2005
• sakit

semua orang bilang ".. calon penganten harus makan yang banyak, minum vitamin yang banyak, menjaga kesehatan di tengah kegitatan yang berjibun, dan lainnya, dan sebagainya..."
yah memang betul sekali sih segala nasihat itu, namun berhubung calon pengantennya mau sok-sokan diet [baca: cuma minum air putih dan makan kenyang sekali sehari dengan menu nasi atau baso abang-abang *hihi*], dan sok-sokan gak butuh tidur [baca: begadang teruussssss, ngetik ini dan itu, nyiapin ini dan anu], akhirnya... di hari H minus 3 minggu... tumbanglah tubuhnya...
berbekal dari hasil lab, bapak dokter berkata, "kamu typhus, nih louc... bed rest ya. istirahat aja seminggu. jangan banyak gerak dan makan bubur aja."
sambil menggigil-gigil, si calon pengantin akhirnya cuma bisa pasrah mendengar vonis pak dokter. padahal hari itu dia baru pulang rapat pernikahan dengan keluarga besar, meksipun badan sudah tak karu-karuan rasanya, di kepalanya masih terbayang-bayang, betapa berderet-deret urusan yang harus diselesaikan di minggu kedepan.
"kamuuu... kalo kaya begini terus, tak bawa ke rumah sakit aja ya! opname!!" kata ibunda calon pengantin di hari ke-3 masa istirahat, saat melihat si calon pengantin yang masih memakai pijama, pagi-pagi sudah duduk di depan laptop mencoba untuk online.
tentu saja si calon pengantin langsung ciut.. dan misuh-misuh balik ke tempat tidur dimana sarapan bubur *hueks* sudah menanti. sambil menyuap nasi encer, tangannya menekan-nekan tombol remote TV yang telah menjadi sahabat setianya selama masa paling gak asik tsb. menyiksa diri sendiri dengan menonton program2 buser, gosip artis, red carpet fashion police sampe yang paling paling menyiksa... acara masak-memasak *ngiler berats tapi gak boleh makan adalah sebuah proses penyiksaan!*
sementara di luar kamar, terdengar orang-orang ramai sibuk berdatangan, ada yang mengukur baju, mengurus souvenir, ngambil undangan, de el el. "hebaaat.. orang-orang sibuk, gue tepar aje gitu sendirian.. gak ada yang mo deket-deket berhubung pada takut ketularan juga! iihh.. sebeell!" pikir si calon pengantin makin dongkol.
di hari ke-6, panasnya turun.. calon pengantin senang.. hahaha..
meskipun perutnya kembung beratt.. berasa nelen orang lagi kumur-kumur dan mau meletus, dia tetap senang. sang ibu membawanya ke dokter ahli penyakit dalam lagi untuk melakukan pengecekan, hasilnya... calon pengantin harus lebih sering mengisi perut dan yang terutama boleh makan nasi! *horeeeeeeeeeee*
sampai di rumah, dia langsung menolak ketika tukang masak ibunya menawarkan menyajikan bubur ayam. katanya, "hari ini gue mo makan pizza aja! gimme the phone, let me call Pizza Hut! hahahaha" dan siang itu dia bisa istirahat setelah sebelumnya makan kenyang dengan menu American Favorite pizza, garlic cheese bread dan lasagna. doyan apa balas dendam udah gak ketauan... :)
sekarang si calon pengantin sudah merasa lebih sehat, mudah-mudahan makin sehat lagi dalam 2 minggu mendatang. terakhir mengukur, jarum timbangan berat badan menunjukkan angka 46 kg pada skala. itu berarti terjadi penurunan 5 Kg saja sejak menjejakkan kaki di jakarta raya! udah gak perlu diet lagi ini mah, hari-hari ke depan adalah waktunya..... makaaaaaaaaaaaaaannnnnnn!!!!!
ps: btw, brad pitt cakep banget yak dibawah ini.... *sluurrppp.... nyam..nyammm*
Tuesday, January 11, 2005
• yakin nih mbak Jenni??

sebelumnya mohon maap... ini memang postingan super gak penting yang ditulis dengan semangat ABG yang menggebu-gebu. tapi.. Brad Pitt dan Jennifer Aniston memutuskan untuk berpisah? aih...
disela segala aktivitas dan kesibukan persiapan pernikahan yang makin bikin pusing kepala mendekati hari H, berita mengejutkan ini tentu tak dapat dilewatkan begitu saja.
Brad Pitt gitu lho... dambaan hati yang senantiasa mengisi bunga tidur dan kembang fantasi dari jaman jebot... a.k.a the sexiest man alive on earth... M E L A J A N G !!
hadududududuuhhhhhhhhh....... *ngiler*
Monday, January 03, 2005
• siapa ibumu, nak?
mungkin sudah hampir 10 tahun lebih aku tak bertemu dengannya. selama itu paling aku hanya dengar kabar-kabur dari teman-teman bahwa ia sudah menikah, dan buntutnya sudah 2. ketika akhirnya kami bertemu dalam suatu acara temu kangen bareng beberapa teman sma lainnya, ia datang juga. penampilan banyak berubah (lebih dewasa dan sesuai umur kata teman-teman sih), melangkah sendiri penuh percaya diri, diikuti oleh seorang pengasuh yang mengandeng anak pertamanya.
"wah.. gila, udah lama banget gak ketemu lo louc!" katanya sambil cium pipi kiri dan kanan.
"banget! terakhir jaman sma kali" jawabku sambil melihat binar matanya.
"kenalin.. ini anak pertama gue.." lanjutnya sambil memperhatikan anak laki-lakinya yang sedang berada di dalam dekapan pengasuh.
"lucu banget sih... umur berapa nih..?"
"hmm.. umur berapa yak..?" ia memandang kami.. cengengesan.. lalu memandang sang pengasuh.. "umur berapa dia, sus?"
"17 bulan bu.." jawab sang pengasuh.
"nah, 17 bulan!"
---------------------------------------------------
tahun lalu aku bertemu dengannya saat sedang liburan musim panas di jakarta. waktu itu ia sedang dalam keadaan hamil besar. 2 bulan kemudian, ketika aku sudah kembali di apel besar, terdengar kabar, anak pertamanya sudah lahir... seorang bayi perempuan yang cantik seperti mamanya.
"louuuuuuccccccc!! gile balik gak bilang-bilang!" katanya suatu malam melalui pembicaraan telephone.
"aduuhh... maapp... maappp... sibuk banget niiih.. ngurusin kawinan. sorry ya djeng, lupa telephone"
"ugh dasar! ayo kita cabs yuk! dah lama gak ketemu, kangen nih gue!"
"iya? sama! pengen liat bayi lo nihh.."
"ada tuh lagi tidur. kalo mo liat ke rumah aja. sekalian jemput gue, trus kita jalan yok!"
"okay deh, djeng.. tenang.. saya ngurusin undangan kawinan dulu ya bentar, abis itu kamu tak jemput deh..."
"asikkk!"
"btw, bayi lo gak papa ditinggal jalan sama emaknya?"
"ah, biasa lagi. tiap malem juga gue pergi."
"kalo tiba-tiba bangun trus nangis gak ada emaknya gimana?"
"ya gak papa. dia kalo bangun biasanya nyariin susternya sih bukan emaknya.."
"heh?"
"aduuh.. basii deh lo! kaya lupa aje! strahlahh.. anak gue biasa kok maen sama suster. udah jadi anak suster dia...hihaiahiahaiaa..." tawanya berderai-derai...
*bisa begitu yak?*







